Seputar Toraja Berita Terbaru
Home » Blog » Anggota Komisi III DPR RI Irjen Pol Purn Drs Frederik Kalalembang (JFK) gelar Rapat Koordinasi Forkopimda Kabupaten Toraja Utara dan Kabupaten Tana Toraja

Anggota Komisi III DPR RI Irjen Pol Purn Drs Frederik Kalalembang (JFK) gelar Rapat Koordinasi Forkopimda Kabupaten Toraja Utara dan Kabupaten Tana Toraja

Anggota Komisi III DPR RI Irjen Pol Purn Drs Frederik Kalalembang atau yang akrab disapa JFK, menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Toraja Utara dan Kabupaten Tana Toraja.

Rakor tersebut dilaksanakan di Misliana Toraja Hotel, Kecamatan Kesu’, Kabupaten Toraja Utara, Sulsel, Senin (15/12/2025).

Rakor ini dihadiri unsur Forkopimda dari dua kabupaten di Toraja, di antaranya Bupati Toraja Utara Frederik Victor Palimbong, Bupati Tana Toraja Zadrak Tombeg, Wakil Bupati Tana Toraja Erianto L. Paundanan

Hadir pula Kapolres Tana Toraja, AKBP Budy Hermawan, Kapolres Toraja Utara, AKBP Stephanus Luckyto A.W., Dandim 1414 Tana Toraja, Letkol Inf Armal, Sekda Toraja Utara Salvius Pasang, Sekda Tana Toraja dr. Rudy Andilolo, unsur TNI-Polri, Satpol PP, serta para pemangku kepentingan terkait.

Pembahasan dalam pertemuan tersebut beragam. menurut JFK, tujuan utama Rakor ini tidak hanya untuk menyikapi persoalan eksekusi rumah adat, tetapi juga membangun sinergi antara Kabupaten Tana Toraja dan Toraja Utara dalam berbagai aspek pembangunan.

Pemerintah Tana Toraja Keluarkan Surat Edaran Bagi Penjual Petasan dan Kembang Api di Makale

Namun JFK tak luput menyampaikan keprihatinannya atas terjadinya eksekusi sejumlah rumah adat di Toraja. la menyebutkan, beberapa Tongkonan telah dieksekusi, sementara puluhan perkara lainnya masih bergulir di pengadilan.

“Sebagai wakil rakyat di Senayan, saya merasa terpanggil untuk memfasilitasi pertemuan Forkopimda di Toraja agar kita dapat menyatukan persepsi dan mencari solusi bersama.

Termasuk hal-hal Vital lainnya yang sempat viral di Toraja, mulai dari persoalan stabilitas politik, hukum, dan lain sebagainya.

“Kita berharap sinergitas dua kabupaten ini semakin kuat. Selama ini terlihat dekat secara wilayah, tetapi belum pernah ada pertemuan Forkopimda bersama seperti ini,” jelasnya.

Ditemukan Selongsongan Bekas Gas Air Mata di Lokasi Eksekusi Tongkonan Ka’pun

Anggota Dewan dari Partai Demokrat JFK yang juga diketahui menjabat sebagai Ketua Ikatan Keluarga Toraja (IKAT) Nusantara Ke depannya berencana memfasilitasi pertemuan lanjutan dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan, termasuk tokoh adat, untuk membahas persoalan-persoalan sosial dan hukum yang berkembang di tengah masyarakat Toraja.

“Banyak persoalan di masyarakat yang membutuhkan komunikasi bersama. Karena itu, pertemuan Forkopimda seperti ini perlu dijadwalkan secara rutin,” tegasnya.

JFK berharap, peristiwa eksekusi sejumlah Tongkonan dapat menjadi pelajaran bagi semua pihak agar tidak terulang kembali di masa mendatang. la mendorong agar setiap sengketa perdata yang menyangkut lahan dan rumah adat terlebih dahulu diselesaikan melalui mekanisme adat sebelum menempuh jalur hukum formal.

la juga menekankan pentingnya aspek keamanan dalam mendukung Toraja sebagai daerah tujuan wisata. Menurutnya, kualitas pariwisata tidak dapat dipisahkan dari jaminan keamanan dan ketertiban.

Antusiasme Warga KAMPIS Makale dalam menyambut masa raya Natal 2025

Hal yang sama juga disampaikan Bupati Tana Toraja, Zadrak Tombeg. Menurutnya, kepedulian seorang anggota dewan asal Toraja ini patut diancungi jempol.

“Ini bentuk kepedulian tentu dari Pak Frederik Kalalembang. Kami di Tana Toraja sangat membutuhkan kegiatan seperti ini,” tuturnya.

Ketua Pengadilan Negeri (PN) Makale, Medy Batara Randa S.H., M.H, juga mengatakan berharapannya kiranya kegiatan seperti ini tetap dapat dilakukan berlanjut.

“Bagus sekali kegiatan yang difasilitasi Bapak Frederik Kalalembang, yaitu menyamakan persepsi tentang persoalan hukum di Tana Toraja maupun Toraja Utara, semoga kegiatan ini dapat diagendakan sesering mungkin,”

Bupati Toraja Utara, Frederik Victor Palimbong, menambahkan bahwa perspektif mantan aparat (Frederik Kalalembang) sangat berguna bagi pembangunan daerah.

“Tentu perspektif Pak Jendral sangat penting bagi kami juga di Toraja Utara dalam menjalankan pemerintahan. Pasti sedikit banyaknya sangat bermanfaat,” jelasnya.

Tindak lanjutannya akan diadakan seminar yang mengundang Pemerintah, Tokoh-Tokok Adat, Tokoh Agama untuk membahas hal-halstrategis terkait isu hukum budaya yang sedang marak terjadi.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Share

× Advertisement
× Advertisement